DLAGA.COM – Sunderland berhasil melangkah ke babak kelima Piala FA setelah mengalahkan Oxford United dengan skor 1-0 dalam pertandingan yang dihelat di Kassam Stadium. Gol kemenangan tim asal Premier League ini dicetak oleh Habib Diarra dari titik penalti, sebuah keputusan yang memicu kontroversi dan perdebatan di kalangan para penggemar.
Pertandingan ini berjalan cukup ketat, dengan lapangan yang masih basah akibat hujan sebelum pertandingan dimulai. Meskipun demikian, permukaan lapangan tetap layak digunakan, dan Sunderland berhasil bertahan meski dihadapkan pada perlawanan sengit dari tim Championship, Oxford United. Keputusan wasit Thomas Kirk untuk memberikan hadiah penalti kepada Sunderland menjadi fokus utama dari pertandingan ini.
Dennis Cirkin menjadi korban dari tindakan Christ Makosso di dalam kotak penalti. Meski ada keraguan terhadap keputusan tersebut, Diarra mampu memanfaatkan kesempatan dengan tenang, mengirim bola ke arah yang salah bagi kiper Oxford, Robin Roefs. Gol ini menjadi penentu kemenangan Sunderland di laga tersebut.
Perjalanan Sunderland Menuju Babak Selanjutnya
Pertemuan antara Sunderland dan Oxford United bukanlah pertama kalinya. Sebelumnya, kedua tim bertemu dalam pertandingan liga, di mana Sunderland kalah 2-0 dari Oxford. Namun, empat minggu kemudian, Sunderland berhasil meraih gelar play-off final di Wembley untuk kembali ke Premier League, dan sejak saat itu mereka terus menunjukkan performa yang stabil.
Oxford United, di sisi lain, sedang menghadapi ancaman degradasi dari Championship setelah dua musim di level tersebut. Meski begitu, tim asal Oxford menunjukkan semangat tinggi dan berusaha keras untuk menghadapi Sunderland. Mereka bahkan mendapat peluang emas di menit ke-70 ketika Jamie McDonnell mendapat bola di dalam kotak penalti, namun gagal memanfaatkannya dengan baik.
Performa dan Peluang di Laga Ini
Di awal pertandingan, Sunderland tampil lebih dominan. Chemsdine Talbi memberikan umpan kepada Wilson Isidor, yang gagal memaksimalkan peluang emasnya. Sementara itu, Jamie Donley menciptakan peluang pertama bagi Oxford dengan tendangan jauh yang berhasil diblok oleh kiper Sunderland, Robin Roefs.
Pemain muda Oxford, yang dipinjam dari Tottenham Hotspur, hanya tampil dalam dua pertandingan sejak cedera di pertandingan sebelumnya. Meski begitu, ia menunjukkan potensi yang menjanjikan, meskipun tidak bisa mengubah hasil pertandingan.
Tekanan dan Reaksi Penggemar
Di babak pertama, suporter tuan rumah memberikan reaksi negatif terhadap keputusan wasit, terutama terkait hadiah penalti yang diberikan kepada Sunderland. Suara “boos” terdengar dari sebagian besar pendukung Oxford, yang merasa bahwa keputusan wasit tidak adil.
Di babak kedua, kiper Oxford, Matt Ingram, melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk menghalau tembakan Romaine Mundle dan tendangan jarak jauh dari Chemsdine Talbi. Meskipun demikian, Sunderland tetap mampu mempertahankan keunggulan mereka hingga akhir pertandingan.
Kemenangan Sunderland di laga ini membuktikan bahwa mereka mampu melewati tantangan sulit dan melangkah lebih jauh dalam kompetisi Piala FA. Meskipun ada kontroversi terkait gol penalti, kemenangan ini menjadi langkah penting bagi klub untuk menunjukkan kembali kekuatan mereka di panggung nasional. Bagi Oxford United, meskipun kalah, mereka tetap dihargai atas permainan mereka yang penuh semangat dan tekad.












