DLAGA.COM – Leylah Fernandez, atlet tenis asal Kanada, telah menjadi ikon penting dalam memperkuat peran perempuan di olahraga. Dalam beberapa tahun terakhir, ia tidak hanya menunjukkan bakatnya di lapangan, tetapi juga mengambil posisi sebagai suara untuk isu kesetaraan gender dalam olahraga. Pada 2026, ia kembali aktif dengan berpartisipasi dalam berbagai turnamen, baik tunggal, ganda, maupun ganda campuran.
Pesan Inspiratif untuk Perempuan di Olahraga
Dalam rangka merayakan Hari Perempuan dan Anak Perempuan dalam Olahraga, Fernandez mengunggah pesan yang sangat emosional di media sosial. Ia menyampaikan bahwa setiap perempuan yang bermain atau bahkan baru saja mulai percaya diri memiliki tempat di dunia olahraga. Pesannya mencerminkan rasa syukur atas dukungan yang diterimanya sepanjang karier dan penghargaan terhadap para perempuan yang telah memberikan contoh nyata.
Pernyataan Fernandez menggarisbawahi pentingnya mendukung olahraga perempuan, bukan hanya melalui dukungan finansial, tetapi juga melalui pengakuan dan pemberian ruang yang layak. Ia menekankan bahwa perempuan harus diberi peluang untuk berkembang, baik di luar maupun di dalam lapangan.
Kehadiran Para Bintang Perempuan di WTA
Fernandez bukan satu-satunya bintang perempuan yang membawa semangat baru ke dalam dunia tenis. Di WTA Tour, banyak atlet perempuan muda yang sedang bersinar, seperti Aryna Sabalenka dan Elena Rybakina, yang menunjukkan kompetisi yang sangat ketat dan dinamis. Pertandingan final Australian Open menjadi contoh nyata dari semangat persaingan yang saling menghargai antar pemain.
Di samping itu, ada juga para atlet Kanada lainnya yang berkontribusi dalam memperkaya wajah tenis wanita. Victoria Mboko, misalnya, sedang naik daun di WTA Tour, sementara Bianca Andreescu sedang kembali membangun kembali karier setelah cedera. Keberadaan mereka menunjukkan bahwa tenis wanita di Kanada sedang dalam masa pertumbuhan yang signifikan.
Kolaborasi dengan Atlet Laki-Laki di Kanada
Selain perempuan, atlet laki-laki Kanada juga menunjukkan prestasi yang luar biasa. Felix Auger-Aliassime, salah satu pemain top di ATP Tour, serta Denis Shapovalov dan Gabriel Diallo yang berada di peringkat 40 besar, menunjukkan bahwa Kanada memiliki potensi besar dalam olahraga tenis.
Tantangan dan Harapan untuk Masa Depan
Meski begitu, masih ada tantangan yang harus dihadapi oleh olahraga perempuan. Salah satunya adalah perbedaan perlakuan antara olahraga laki-laki dan perempuan, termasuk dalam hal hadiah uang dan promosi. Beberapa atlet perempuan, seperti Madison Keys, telah menyampaikan pandangan bahwa olahraga laki-laki harus lebih fleksibel agar bisa menyaingi perkembangan olahraga perempuan.
Fernandez dan rekan-rekannya di WTA Tour terus berjuang untuk memastikan bahwa olahraga perempuan diberi perhatian yang sama dengan olahraga laki-laki. Mereka percaya bahwa dengan dukungan yang cukup, olahraga perempuan akan terus berkembang dan menjadi bagian integral dari dunia olahraga global.***












