DLAGA.COM – Kemenangan dramatis yang diraih oleh Fulham dalam laga melawan Sunderland di Stadion of Light menjadi momen penting dalam perjalanan mereka di Premier League musim ini. Dalam pertandingan yang berlangsung pada hari Minggu, 22 Februari 2026, tim asal London berhasil mengalahkan tuan rumah dengan skor 3-1, memberikan kemenangan pertama mereka sejak awal tahun.
Performa Mencolok Raul Jiménez
Salah satu bintang utama dalam pertandingan ini adalah Raul Jiménez, yang mencetak dua gol untuk Fulham. Gol pertamanya terjadi pada menit ke-54, saat ia memanfaatkan umpan silang dari Alex Iwobi untuk membuka keunggulan timnya. Tidak hanya itu, Jiménez juga mencatatkan gol kedua dari titik penalti setelah Brian Brobbey melakukan pelanggaran terhadap Calvin Bassey di area terlarang.
Jiménez, yang telah mencetak 11 gol dalam 36 pertandingan bersama Fulham dan timnas Meksiko musim ini, tampil sangat dominan di lini depan. Meskipun sempat mendapat kartu kuning karena mengangkat lengan secara tidak sengaja, ia tetap menjadi penghubung penting antara lini tengah dan lini depan Fulham.
Kehadiran Alex Iwobi sebagai Penentu Kemenangan
Alex Iwobi, yang sebelumnya hanya mencetak satu gol sejak Desember, menunjukkan performa gemilang dengan mencetak gol ketiga Fulham di menit ke-85. Gol tersebut tercipta setelah ia menerima umpan cepat dari Harry Wilson, yang juga memberikan assist penting dalam pertandingan ini.
Iwobi, yang sejak November lalu telah terlibat dalam 12 gol (7 gol dan 5 assist), menjadi bukti bahwa ia memiliki peran vital dalam serangan Fulham. Performanya yang konsisten membuatnya menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di lapangan.
Reaksi Sunderland yang Menyedihkan
Sementara itu, Sunderland harus menerima kekalahan yang menyakitkan. Meski sempat memperoleh kesempatan dari penalti di menit ke-76, Enzo Le Fée gagal memanfaatkannya dengan baik. Gol yang dicetaknya hanya menjadi angka tambahan untuk memperkecil defisit, namun tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Tim asal North East ini juga mengalami beberapa cedera yang mengganggu strategi mereka. Nordi Mukiele dan Jocelin Ta Bi harus ditarik keluar lebih awal, sementara Granit Xhaka kembali bermain setelah absen selama empat pertandingan.
Statistik yang Menggambarkan Pertandingan
Dalam pertandingan ini, Sunderland memiliki 53.3% penguasaan bola, sedangkan Fulham hanya 46.7%. Namun, jumlah tembakan yang dilepaskan oleh kedua tim hampir seimbang, masing-masing 12 tembakan. Fulham lebih unggul dalam hal tembakan tepat sasaran, dengan 4 tembakan dibandingkan 2 milik Sunderland.
Selain itu, Fulham juga unggul dalam hal jarak tempuh pemain, mencapai 111,04 km dibandingkan 109,29 km milik Sunderland. Ini menunjukkan bahwa tim asal London lebih aktif dalam menjalani pertandingan.
Prediksi dan Harapan untuk Masa Depan
Setelah kemenangan ini, Fulham naik ke posisi ke-10 dalam klasemen Premier League, sedangkan Sunderland tetap di posisi ke-12. Kedua tim akan kembali bertanding dalam beberapa hari mendatang. Sunderland akan menghadapi Bournemouth pada hari Sabtu, sementara Fulham akan menjamu Tottenham Hotspur.
Pertandingan ini menunjukkan bahwa Fulham masih memiliki potensi besar untuk meraih hasil positif, terutama jika mereka dapat mempertahankan performa yang konsisten. Sementara itu, Sunderland harus segera memperbaiki masalah yang muncul agar bisa kembali meraih kemenangan di kandang sendiri.***











