Menu

Mode Gelap
Dominasi Peseluncur Salju Slopestyle Jepang di Olimpiade Milan-Cortina 2026: Sapu Bersih Sembilan dari 18 Medali! Snowboard Slopestyle Tren Olahraga Ekstrem yang Menggemparkan Generasi Muda Prediksi Laga Penting di LaLiga 2025/2026: Athletic Bilbao vs Elche Jadwal Bola Malam Ini Lengkap Pertandingan di Akhir Pekan: Kompetisi Lokal dan Eropa Prediksi Pertandingan Damac FC vs Al Ahli SFC: Analisis Formasi dan Peluang Pembaruan Laga Bundesliga 2: Greuther Fürth vs Arminia Bielefeld

LAGA

Persiapan Matang PSPS Pekanbaru Menghadapi Laga Berat di Bulan Puasa

badge-check


Persiapan Matang PSPS Pekanbaru Menghadapi Laga Berat di Bulan Puasa Perbesar

DLAGA.COM – PSPS Pekanbaru kembali menghadapi tantangan berat dalam kompetisi Liga Championship musim 2025/2026. Laga ini akan menjadi pertemuan ketiga antara PSPS dengan Adhyaksa FC, yang sebelumnya selalu berakhir dengan hasil yang tidak memuaskan bagi tim asal Riau tersebut.

Laga yang digelar di Banten Internasional Stadium pada Jumat (20/2/2026) pukul 20.30 WIB ini, menjadi momen penting bagi PSPS untuk mencoba membalikkan keadaan setelah dua kali kalah atau imbang dalam pertemuan sebelumnya. Kekalahan terakhir terjadi saat laga kandang di Stadion Kharuddin Nasution, yang juga diiringi insiden keluhan dari para pendukung terhadap perangkat pertandingan.

Strategi dan Evaluasi yang Dilakukan Pelatih

Pelatih PSPS, Aji Santoso, telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kekuatan dan kelemahan lawan. Ia menjelaskan bahwa strategi yang disiapkan dirancang untuk membuat Adhyaksa FC merasa tertekan di hadapan pendukungnya sendiri.

“Kami sudah mengevaluasi apa yang menjadi kekuatan dan kekurangan dari tim lawan. Semua informasi ini telah kami sampaikan kepada pemain selama latihan,” ujarnya.

Aji Santoso juga menegaskan bahwa ia sangat berharap laga nanti berjalan dengan fair play. Hal ini mengingat pengalaman buruk dalam pertemuan sebelumnya, di mana beberapa insiden dinilai tidak adil oleh para pendukung PSPS.

Persiapan Fisik dan Nutrisi Pemain

Laga malam nanti memiliki tantangan tersendiri karena berlangsung di bulan puasa. Perbedaan waktu antara berbuka puasa dan kick-off hanya sekitar tiga jam, sehingga tim pelatih harus cermat dalam mengatur pola makan dan istirahat pemain.

“Pemain harus mampu beradaptasi dengan kondisi ini. Kami memilih menu makanan yang mudah dicerna agar saat pertandingan nanti pemain tidak mengalami gangguan seperti sakit perut atau kram,” jelas Aji.

Selain itu, manajemen energi menjadi fokus utama. “Jangan sampai tenaga terkuras sebelum pertandingan dimulai,” tambahnya.

Harapan untuk Pertandingan yang Lancar

Dalam laga ini, PSPS tidak hanya ingin membalas dendam atas kekalahan sebelumnya, tetapi juga berharap dapat menunjukkan performa yang lebih baik. Aji Santoso berharap laga nanti bisa berjalan lancar dan tanpa intervensi yang tidak diinginkan.

“Mudah-mudahan pertandingan nanti lancar dan fair play. Apalagi sekarang bulan puasa, bulan suci, mudah-mudahan pertandingan berjalan dengan baik,” harapnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dominasi Peseluncur Salju Slopestyle Jepang di Olimpiade Milan-Cortina 2026: Sapu Bersih Sembilan dari 18 Medali!

21 Februari 2026 - 02:28 WIB

Dominasi Peseluncur Salju Slopestyle Jepang di Olimpiade Milan-Cortina 2026: Sapu Bersih Sembilan dari 18 Medali!

Snowboard Slopestyle Tren Olahraga Ekstrem yang Menggemparkan Generasi Muda

21 Februari 2026 - 02:28 WIB

Snowboard Slopestyle Tren Olahraga Ekstrem yang Menggemparkan Generasi Muda

Jadwal Bola Malam Ini Lengkap Pertandingan di Akhir Pekan: Kompetisi Lokal dan Eropa

21 Februari 2026 - 02:28 WIB

Jadwal Bola Malam Ini Lengkap Pertandingan di Akhir Pekan: Kompetisi Lokal dan Eropa

Pembaruan Laga Bundesliga 2: Greuther Fürth vs Arminia Bielefeld

21 Februari 2026 - 02:28 WIB

Pembaruan Laga Bundesliga 2: Greuther Fürth vs Arminia Bielefeld

Perkembangan Teknologi dalam Penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2026

21 Februari 2026 - 01:44 WIB

Perkembangan Teknologi dalam Penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2026
Trending di LAGA