Menu

Mode Gelap
Persela Lamongan Menghadapi Tantangan Adaptasi dengan Gelandang Baru Perubahan Strategi Bola Mati Manchester United Kehadiran Dejan Tumbas di Persis Solo Mengguncang Dunia Sepak Bola Indonesia Kemenangan Atalanta Menghadapi Cremonese Perubahan Dramatis dalam Laga Bhayangkara FC vs Borneo FC Penonton Persebaya Surabaya Tembus 160 Ribu, Persaingan di Super League 2025/2026 Makin Sengit

LAGA

Penonton Persebaya Surabaya Tembus 160 Ribu, Persaingan di Super League 2025/2026 Makin Sengit

badge-check


Penonton Persebaya Surabaya Tembus 160 Ribu, Persaingan di Super League 2025/2026 Makin Sengit Perbesar

DLAGA.COM – Total penonton Persebaya Surabaya yang mencapai angka 160 ribu menjadi sorotan utama dalam Super League 2025/2026. Kehadiran Bonek dan Bonita di Stadion Gelora Bung Tomo menunjukkan antusiasme luar biasa yang bisa membuka peluang bagi Persebaya Surabaya untuk menyalip rekor Persib Bandung dalam daftar penonton terbanyak musim ini.

Persebaya Surabaya akan menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-20 Super League 2025/2026, yang jatuh pada Sabtu (14/2/2026). Stadion Gelora Bung Tomo kembali disiapkan sebagai panggung utama bagi para penggemar klub berjuluk Green Force ini.

Hingga pekan ke-20, total penonton Persebaya Surabaya telah mencapai 167.530 orang dari laga kandang. Rata-rata kehadiran di Gelora Bung Tomo menyentuh angka 16.753 penonton per pertandingan. Angka tersebut menempatkan Persebaya Surabaya di posisi ketiga daftar klub dengan penonton terbanyak Super League 2025/2026. Posisi ini berada tepat di bawah Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Persija Jakarta memimpin daftar dengan total 249.669 penonton di Jakarta International Stadium. Stadion berkapasitas 82 ribu itu mencatat rata-rata 27.741 penonton per laga kandang. Sementara itu, Persib Bandung berada di posisi kedua dengan total 243.630 penonton di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Rata-rata kehadiran Bobotoh tercatat 24.363 penonton dari kapasitas 38 ribu kursi.

Persebaya Surabaya perlahan namun konsisten mendekati capaian Persib Bandung. Laga melawan Bhayangkara FC membuka peluang tambahan puluhan ribu penonton di Gelora Bung Tomo. Daya tarik laga kandang Persebaya Surabaya tak lepas dari performa impresif Green Force musim ini. Rekor tak terkalahkan menjadi bahan bakar semangat suporter untuk terus memenuhi stadion.

Di pekan sebelumnya, Persebaya Surabaya mencatat kemenangan bersejarah atas Bali United dengan skor 1-3. Laga tersebut berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026). Kemenangan ini memutus tren negatif Persebaya Surabaya yang selalu kalah saat bertandang ke markas Bali United sejak 2022. Hasil tersebut juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Persebaya Surabaya menjadi 13 laga beruntun.

Atmosfer kemenangan langsung terasa di media sosial. Banjir komentar Bonek dan Bonita mengalir, memuji performa pemain sekaligus mengingatkan tim tetap membumi. Performa Francisco Rivera menjadi salah satu sorotan utama suporter. Staminanya dinilai luar biasa dan konsisten sepanjang pertandingan.

“Rivera tidak pernah lelah, stamina luar biasa,” tulis seorang suporter. Pujian tersebut mencerminkan apresiasi terhadap kerja keras lini tengah Persebaya Surabaya. Selain Rivera, gol debut Alfan Suaib turut mencuri perhatian. Gol tersebut dipersembahkan untuk orang tua dan Bonek yang selalu setia mendukung.

“Top sekali Alfan, tingkatkan skill dan fisikmu agar terus tampil maksimal,” tulis suporter lainnya. Harapan besar pun disematkan pada pemain muda tersebut. Euforia kemenangan tidak membuat Bonek kehilangan fokus. Banyak komentar justru mengingatkan tim agar segera bersiap menghadapi Bhayangkara FC.

“Jangan terlena, fokus lawan Bhayangkara,” tulis salah satu akun. Pesan tersebut menggambarkan kedewasaan suporter dalam menyikapi tren positif tim. Laga melawan Bhayangkara FC menjadi ujian konsistensi berikutnya. Tekanan publik justru dinilai bisa menjadi energi tambahan bagi Persebaya Surabaya.

Persebaya Surabaya akan datang dengan kekuatan penuh, kondisi Bruno Paraiba dan Mihailo Perovic diprediksi membaik jelang hadapi Bhayangkara FC. Bernardo Tavares kini bisa bernafas lega usai di laga sebelumnya kehilangan banyak pemain. Situasi ini menuntut rotasi dan kedalaman skuad bekerja maksimal.

Kondisi itu dialami saat melawan Bali United. Kala itu Persebaya Surabaya tetap mampu tampil solid dan efektif sepanjang laga. Bernardo Tavares menegaskan semua pemain harus siap berkontribusi kapan pun dibutuhkan. Mental dan karakter menjadi kunci utama dalam situasi sulit.

“Kunci kemenangan hari ini adalah para pemain merespons situasi sulit dengan pengorbanan dan mental yang kuat,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan filosofi kerja kolektif yang ia bangun. “Dalam situasi sulit, kita bisa melihat siapa yang benar-benar memiliki karakter,” lanjut Tavares. Dedikasi dan kepatuhan terhadap instruksi menjadi pembeda di lapangan.

Ia juga menilai pemain mampu tampil penuh dedikasi dan membuat perbedaan. Pendekatan tersebut kembali diharapkan muncul saat menjamu Bhayangkara FC. Dukungan Bonek di Gelora Bung Tomo diyakini menjadi faktor krusial. Atmosfer stadion kerap memberi tekanan psikologis bagi tim tamu.

Dengan kapasitas 46.806 kursi, Gelora Bung Tomo berpotensi kembali penuh. Tambahan penonton akan semakin mendekatkan Persebaya Surabaya pada rekor Persib Bandung. Jika tren kehadiran berlanjut, total penonton Persebaya Surabaya bisa melampaui 180 ribu. Angka tersebut akan memperketat persaingan papan atas daftar penonton liga.

Lebih dari sekadar angka, kehadiran Bonek menjadi simbol ikatan emosional klub dan suporternya. Setiap laga kandang menjelma perayaan kolektif penuh gairah. Laga melawan Bhayangkara FC pun tak sekadar pertandingan pekan ke-20. Pertandingan ini menjadi momentum lanjutan pembuktian Persebaya Surabaya di lapangan dan tribun.

Penonton Persebaya Surabaya tembus 160 ribu bukan akhir cerita. Gelora Bung Tomo siap kembali membara, membawa Green Force mendekati sejarah baru Super League 2025/2026. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Persela Lamongan Menghadapi Tantangan Adaptasi dengan Gelandang Baru

11 Februari 2026 - 11:32 WIB

Persela Lamongan Menghadapi Tantangan Adaptasi dengan Gelandang Baru

Kehadiran Dejan Tumbas di Persis Solo Mengguncang Dunia Sepak Bola Indonesia

11 Februari 2026 - 11:32 WIB

Kehadiran Dejan Tumbas di Persis Solo Mengguncang Dunia Sepak Bola Indonesia

Perubahan Strategi Bola Mati Manchester United

11 Februari 2026 - 11:32 WIB

Perubahan Strategi Bola Mati Manchester United

Kemenangan Atalanta Menghadapi Cremonese

11 Februari 2026 - 11:32 WIB

Kemenangan Atalanta Menghadapi Cremonese

Perubahan Dramatis dalam Laga Bhayangkara FC vs Borneo FC

11 Februari 2026 - 11:32 WIB

Perubahan Dramatis dalam Laga Bhayangkara FC vs Borneo FC
Trending di LAGA